PSPSJUARA.COM - Indonesia XI akan menjamu Liverpool di Stadion Gelora Bung Karno, Sabtu (20/7) malam. Pada laga tersebut, pelatih timnas Indonesia Jacksen F Tiago berharap anak asuhnya tidak mengulang kesalahan yang sama saat melawan Arsenal kemarin.
“Kita akan lakukan evaluasi besok bersama pemain. Kita akan lihat proses terjadi golnya Arsenal bagaimana dan kesalahan-kesalahan itu jangan sampai diulang lagi. Semua sektor akan dievaluasi.” ujarnya.
Sewaktu menjamu Arsenal, Boaz Solossa dkk tidak dapat mengembangkan permainan dengan baik, timnas juga sering terlihat melakukan kesalahan-kesalahan yang seharusnya tidak dilakukan seperti umpan dan penguasaan bola. Alhasil, timnas Indonesia dihajar dengan skor sangat telak, 7-0 oleh skuad besutan Arsene Wenger itu.
Di lain sisi Pelatih asal Brasil ini pun masih tetap yakin dengan duet Sergio Van Dijk dan Boaz Salossa di lini depan Indonesia. Meskipun gagal menyumbangkan gol pada dua laga terakhir, kedua striker pentolan di Indonesia Super League (ISL) itu tak pernah diragukan kualitasnya. Pada dua laga terakhir melawan tim nasional Belanda dan klub Arsenal, Sergio dan Boaz bukan hanya tidak bisa mencetak gol. Keduanya bahkan terlihat kesulitan untuk menciptakan peluang.
"Hasil pada dua pertandingan tersebut tidak boleh mengubah pendirian saya untuk terus mematangkan duet Boaz dan Sergio di lini depan. Mereka merupakan penyerang terbaik Indonesia saat ini. Keduanya tampil cemerlang di ISL,” beber mantan pelatih Persebaya ini.
Ia pun meyakini banyak masyarakat yang sepakat dengan pemikirannya itu. “Pasti akan banyak yang memilih duet Boaz dan Sergio. Sebagai pelatih, naluri saya pun berkata demikian,” dia menambahkan.
Sementara itu usai menghadapi Liverpool, Indonesia akan kembali menjamu raksasa Premier League lainnya, Chelsea pada 25 Juli mendatang. Setelah itu, rencananya Timnas Indonesia akan melakoni sejumlah laga uji coba dengan Filipina, Vietnam dan Hongkong. LigaIndonesia.co.id
“Kita akan lakukan evaluasi besok bersama pemain. Kita akan lihat proses terjadi golnya Arsenal bagaimana dan kesalahan-kesalahan itu jangan sampai diulang lagi. Semua sektor akan dievaluasi.” ujarnya.
Sewaktu menjamu Arsenal, Boaz Solossa dkk tidak dapat mengembangkan permainan dengan baik, timnas juga sering terlihat melakukan kesalahan-kesalahan yang seharusnya tidak dilakukan seperti umpan dan penguasaan bola. Alhasil, timnas Indonesia dihajar dengan skor sangat telak, 7-0 oleh skuad besutan Arsene Wenger itu.
Di lain sisi Pelatih asal Brasil ini pun masih tetap yakin dengan duet Sergio Van Dijk dan Boaz Salossa di lini depan Indonesia. Meskipun gagal menyumbangkan gol pada dua laga terakhir, kedua striker pentolan di Indonesia Super League (ISL) itu tak pernah diragukan kualitasnya. Pada dua laga terakhir melawan tim nasional Belanda dan klub Arsenal, Sergio dan Boaz bukan hanya tidak bisa mencetak gol. Keduanya bahkan terlihat kesulitan untuk menciptakan peluang.
"Hasil pada dua pertandingan tersebut tidak boleh mengubah pendirian saya untuk terus mematangkan duet Boaz dan Sergio di lini depan. Mereka merupakan penyerang terbaik Indonesia saat ini. Keduanya tampil cemerlang di ISL,” beber mantan pelatih Persebaya ini.
Ia pun meyakini banyak masyarakat yang sepakat dengan pemikirannya itu. “Pasti akan banyak yang memilih duet Boaz dan Sergio. Sebagai pelatih, naluri saya pun berkata demikian,” dia menambahkan.
Sementara itu usai menghadapi Liverpool, Indonesia akan kembali menjamu raksasa Premier League lainnya, Chelsea pada 25 Juli mendatang. Setelah itu, rencananya Timnas Indonesia akan melakoni sejumlah laga uji coba dengan Filipina, Vietnam dan Hongkong. LigaIndonesia.co.id

